Hati Hati….!!! Ustaz Dedah Kesan Tidur Bersama Patung Teddy Bear Yang Amat Mengerikan

7066 Views

Boleh dikatakan hampir setiap rumah pasti ada yang memiliki/menyimpan patung atau boneka. Tidak hanya menjadi permainan kanak-kanak, malah menjadi barangan untuk golongan dewasa.

Contohnya patung teddy bear, ramai perempuan dewasa yang menyimpannya di dalam bilik dan dijadikan ‘teman’ sewaktu tidur malam. Namun tahukah anda, apakah akibat dan hukum meletakkan patung hidup di dalam rumah yang didiami?

Menerusi perkongsian facebook seorang pengamal perubatan Islam, iaitu Ustaz Norazman Albanjary, ini pasti ramai yang tak sangka. Akibat menyimpan patung teddy bear atau patung benda hidup ini adalah salah satu punca seseorang itu terkena sihir/saka.

 

“Ini Adalah antara patung yang dimilik pesakit terkena gangguan sihir/saka. Malaikat tidak akan masuk rumah yang ada patung besar dan kecil kecuali malaikat maut. Apabila malaikat tidak masuk, jin dan syaitan akan senang masuk dan mudah terkena gangguan. Keluarkanlah patung-patung yang besar atau kecil untuk menggelakkan daripada gangguan syaitan dan jin. Perempuan yang akil baligh yang main patung hukumnya adalah haram. Wallahualam.”

Setakat ini, perkongsian itu mendapat lebih 14,000 ‘share’ dari pengguna facebook. Ustaz Norazman Al-Banjary atau lebih dikenali sebagai ‘Ustaz Jin’ seorang pengamal perubatan Islam yang giat aktif menjelajah seluruh negara bagi menawarkan perkhidmatan perubatan alternatif percuma secara terbuka kepada orang ramai. Beliau amat pakar dalam bidang mistik, dan hanya menggunakan bacaan ayat suci al-Quran untuk membantu merawat pesakit yang mengalami masalah gangguan jin terutama saka dan sihir. Hebatnya penangan ‘Ustaz Jin’ ini, hingga membuatkan orang ramai sanggup menunggu berjam-jam lamanya dan sebahagiannya juga sanggup menunggu sehingga Subuh.

Hukum Menyimpan Teddy Bear & Patung Seangkatannya

Hukum menyimpan patung ini khilaf, ada yang mengharuskannya dengan syarat, dan ada juga ulamak yang mengharamkannya secara total. Kebiasaannya, ulamak yang mengharamkan gambar benda-benda hidup, akan turut mengharamkan patung-patung ini. Ini kerana, ia boleh menyebabkan berlakunya kesyirikan dan pemujaan tanpa disedari.

Namun, ada pengecualian bagi patung ini, iaitu patung-patung yang menjadi permainan kanak-kanak, maka takde masalah. Cuma yg menjadi masalahnya, orang2 tua pun dok main lagi patung2 ni.. mcm patung2 Kamen Rider, Transformers dsb.. itu bagi lelaki la.. Kalau perempuan plak, ada yg daripada kecik sampai la dah punya anak kecik, masih lagi tak bleh berenggang dengan Teddy Bear. Sepatutnya, bila dah besar maka sifat kebudak2an kena la dibuang sedikit demi sedikit.. sebab tak lama lagi dah nak jadi isteri seterusnya menjadi mak orang.

Kalau masa kecik-kecik dulu, kena tidur peluk teddy bear, bila dah besar ni, peluk bantal bolster (bantal panjang tu).. daripada cadar Winnie The Pooh kepada cadar bunga2 ke.. benda2 ni walaupun nampak remeh, tapi sedikit sebanyak boleh mempengaruhi watak dan pemikiran seseorang.

“Malaikat tidak akan masuk rumah yang di dalamnya ada anjing dan patung” (HR. Muslim)

Di bawah ni ada sedikit penjelasan dari Ustaz Azhar Idrus (UAI)

Rumah yang tidak dimasuki malaikat, maka yang masuk adalah syaitan. Jangan terkejut kalau tengah-tengah syok peluk teddy bear yang berbulu lembut, tiba-tiba berubah menjadi makhluk yang berbulu kasar.

Jika malaikat tak masuk, siapa yang masuk? Syaitan yang akan masuk ke dalam rumah. Bila syaitan masuk, rumah akan jadi panas, rumahtangga juga akan bergoyang. Malaikat masuk ke dalam rumah kita membawa keberkatan dan cahaya, so anda pilih lah nak siapa masuk dalam rumah, pilihan ditangan anda.

Sumber: INFOKINI via LanteraEmas

 

Kena ‘Tindih’ Waktu Tidur? Apa Yang Perlu Anda Buat? Inilah Caranya.

 

Bila rasa ditindih, tenangkan fikiran, jangan cemas ,setkan dalam kepala anggap biasa-biasa aje. insyaAllah disini ada beberapa tips untuk anda:

#1. Tarik nafas sedalamnya dan tahan nafas beberapa saat sambil zikir dalam hati, Allah sebanyak-banyaknya, kemudian hembuskan perlahan-lahan. Ulang beberapa kali.

#2. Azan sekuat-kuatnya dalam hati, sehingga anda melepaskan suara azan dimulut.

#3. Membaca ayat kursi atau apa-apa surah yang terlintas dikepala. Baca didalam hati.

#4. Cuba gerakkan ibu jari perlahan-lahan sehingga anda mampu menggerakkan keseluruhannya.

#5. Ubah posisi tidur.

Cara Mengelakkan Ditindih.

#1. Kibas tilam sebelum tidur

#2. Menjaga kebersihan bilik / tempat tidur

#3. Menjaga kebersihan jasad dan rohani sebelum tidur,

(berwuduk, zikir, mengaji sebelum tidur)

#4. Membaca 3 qul tiup ditangan dan sapu keseluruh tubuh

#5. Membaca ayat kursi sebelum tidur

#6. Istighfar

#7. Bismillah 21 kali

#8. Tidur dilambung kanan

#9. Jangan Tidur Terlentang

InsyaAllah ikhtiar

Sumber : KaltelDakwah.com

 

Amalan Dan Doa Sebelum Tidur Yang Di Ajar Oleh Rasulullah SAW. Rugi Kalau Kita Tak Amalkan

 

Amalan-amalan sunnah yang Rasulullah contohkan salah satunya adalah mengenai hal tidur. Walaupun tidur adalah hal yang sangat mudah, tetapi dibalik fungsi tidur sangat penting sekali dan banyak sekali aspek kesehatan di dalamnya yang dibutuhkan oleh manusia. Untuk itu, Islam pun lewat Amalan Sebelum Tidur Menurut Rasulullah juga memberikan arahan mengenai masalah tidur.

Berikut adalah amalan sunnah yang bisa kita lakukan sebelum melaksanakan istirahat atau tidur dari berbagai hadist yang disampaikan oleh Rasulullah SAW.

1. Berwudhu sebelum Tidur

“Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat.” (HR Bukhari dan Muslim)

Di dalam hadist di atas dijelaskan bahwa sebelum tidur sangat dianjurkan untuk melakukan wudhu. Hal ini tentu selain menjaga kesucian saat tidur juga dapat memberikan kesegaran pada diri kita sebelum tidur.

 

2. Tidur Dengan Posisi Menyamping Ke Kanan

Mengenai masalah posisi tidur yang tepat Rasulullah menyampaikannya dalam beberapa riwayat hadist berikut. Misalnya saja adalah hadist, “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Selain dari apa yang disampaikan oleh Rasulullah SAW, tidur menyamping ke kanan juga dianalisa sebagai posisi tidur yang sehat menurut para pakar kesehatan. Hal ini dikarenakan membantu proses detoks dan lancarnya pernafasan.

3. Meletakkan Tangan Kanan Di Pipi Kanan

Riwayat ini menunjukkan bahwa diajurkan untuk tidur berbaring ke kanan. Hadist serupa juga ditemukan, dan isi riwayatnya adalah, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya.” (HR. Abu Dawud, At Tirmidzi, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban)

 

Image result for khwab mein allah ko dekhna

 

4. Jangan Tidur dengan Posisi Tengkurap

Posisi Tidur Menurut Islam ternyata juga sangat penting untuk dilakukan. Mengenai masalah posisi tidur, Rasulullah juga melarang untuk kita tidur dalam posisi yang tengkurap. Hal ini tentu jika dilihat dari aspek biologi dan kesehatan, sangat tidak sehat karena menggangu kerja jantung dan pernafasan. Hal ini disampaikan dalam hadist,

“Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang dimurkai Allah Azza Wa Jalla.” (HR Abu Dawud)

5. Membersihkan Tempat Tidur

“Apabila seorang dari kamu akan tidur pada tempat tidurnya, maka hendaklah mengibaskan kainnya pada tempat tidurnya itu terlebih dahulu, karena ia tidak tahu apa yang ada di atasnya…”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Sunnah Rasul ini menunjukkan bahwa sebelum tidur hendaknya kita menjaga kebersihan tempat tidur. Saat tidur tentu pernafasan boleh terganggu jika banyak debu atau bakteria. Selain itu kotornya tempat tidur dapat mengganggu kesehatan kulit kita.

6. Tidur Sesegera Mungkin Setelah Isya

“Rasulullah shallallahu ‘allaihi wasallam membenci tidur malam sebelum (sholat Isya) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya.” (HR Bukhari dan Muslim)

Dalam hadist ini disampaikan bahwa hendaknya kita tidur setelah melaksanakan shalat isya. Walaupun shalat isya memiliki waktu yang panjang, akan tetapi jika dilalaikan maka kita bisa saja meinggalkannya. Misal bangun terlalu siang, akhirnya sampai terlupa untuk shalat isya. Hal ini dikarenakan saat tidur kita tidak sadar dan sangat mudah untuk melalaikannya. Cara Tidur Rasulullah ini sangat baik jika kita terapkan.

7. Melaksanakan Shalat Witir

“Kekasihku yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewasiatkan kepadaku tiga wasiat: (1) berpuasa tiga hari setiap bulannya, (2) mengerjakan dua rakaat shalat Dhuha, (3) mengerjakan witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari)

Selain shalat isya wajib sebelum tidur, Rasulullah juga menyarankan untuk melaksanakan shalat witir sebelum tidur. Shalat witir sangat baik dilakukan karena selain mendapatkan pahala dari Allah, membantu kita menenangkan diri dan berdoa sebelum tidur. Shalat witir atau Shalat Malam Sebelum Tidur Menurut Islam tentu saja diperbolehkan, dan akan lebih baik jika dilanjut dengan tahajud setelah tidur, dan bangun dini hari.

8. Membaca Doa Sebelum Tidur

Membaca doa sebelum tidur dapat juga memberikan ketenangan dan juga menjadikan tidur sebagai ibadah yang kita lakukan. Untuk itu, Rasulullah mengajarkan doa sebelum tidur yang disampaikan dalam riwayat hadist berikut.

Dari Hudzaifah, ia berkata, “Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hendak tidur, beliau mengucapkan: ‘Bismika allahumma amuutu wa ahya (Dengan nama-Mu, Ya Allah aku mati dan aku hidup).’ Dan apabila bangun tidur, beliau mengucapkan: “Alhamdulillahilladzii ahyaana ba’da maa amatana wailaihi nusyur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kembali).” (HR. Bukhari)

9. Meniup Telapak Tangan

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan ’Qul huwallahu ahad’ (surat Al Ikhlash), ’Qul a’udzu birobbil falaq’ (surat Al Falaq) dan ’Qul a’udzu birobbin naas’ (surat An Naas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali.” (HR. Bukhari)

Hadist diatas menunjukkan bahwa maksudnya meniup telapak tangan bukan sekdar meniup, namun juga memiliki makna doa dan dzikir yang ditujukan kepada Allah SWT. Jangan terjebak kepada persoalan teknik meniupnya, maksudnya adalah dengan berdoa dan membaca kalimat dzikir lainnya.

10. Membaca Ayat Kursi

Persoalan membaca ayat kursi sebelum tidur juga disampaikan oleh Rasulullah dalam riwayat hadist berikut, “Jika kamu hendak berbaring di atas tempat tidurmu, bacalah ayat Al Kursi karena dengannya kamu selalu dijaga oleh Allah Ta’ala dan syetan tidak akan dapat mendekatimu sampai pagi“. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Benar apa yang dikatakannya padahal dia itu pendusta. Dia itu syetan“. (HR. Bukhari)

Sebetulnya selain membaca ayat kursi kita juga boleh membaca ayat-ayat Al-Quran lainnya yang sesuai dengan konteks dan keperluan kita. Untuk itu diperbolehkan membaca ayat-ayat lainnya, surat-surat pendek, yang kita hafal.

Sumber : dalamislam.com

0 Comments

Leave a Comment

error: Content is protected !!