Astaghfirullahalazim!! Inilah Posisi Tidur Yang Dimurkai Allah

902 Views

Tidur merupakan cara untuk mengistirahatkan tubuh setelah seharian melakukan pelbagai aktiviti. Biasanya anggota badan akan kembali segar setelah terlelap pada malam hari. Ternyata, dalam Islam tidur memiliki aturan dan adab tersendiri.

Rasulullah SAW menganjurkan umatnya agar selalu menghadap ke kanan ketika akan tidur. Posisi tidur seperti ini tidak hanya sekedar sunnah, namun ternyata memiliki kebaikan jika dikaji secara perubatan

Selain posisi tidur yang dianjurkan, ada pula posisi tidur yang sangat dimurkai Allah SWT.  Bahkan disebut-sebut bahwa posisi ini merupakan ciri penghuni neraka. Seperti apa posisi yang dimaksud? Berikut ulasannya.

Ternyata posisi yang dilarang dan dimurkai ini adalah posisi meniarap. Hal ini dijelaskan Rasulullah SAW dalam hadistnya ketika Beliau mendatangi sebuah masjid. Ia melihat seorang yang tinggal di masjid Nabawi sedang tidur meniarap. Kisah yang diriwayatkan oleh Thakhfah Al-Ghifari RA salah seorang yang tinggal di masjid Nabawi berkata,

“Aku tidur di masjid pada akhir malam, kemudian ada orang yang mendatangiku sedangkan aku tidur dengan posisi tengkurap. Lalu berkata: “Bangunlah dari tengkurapmu, kerana tidur yang demikian adalah tidurnya orang-orang yang dimurkai Allah.” Kemudian aku angkat kepalaku, maka ketika kulihat ia adalah Rasulullah SAW, maka akupun kemudian bangkit.” [HR. Bukhari]

Dalam riwayat lain Rasulullah SAW menjelaskan bahwa posisi tidur meniarap adalah posisi tidurnya para penghuni neraka. Hadist ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah yang bererti:

“Tidur meniarap adalah posisi tidurnya penghuni neraka.” [HR. Ibnu Majah]

Allah SWT dan Rasulnya tentu tidak akan melarang sesuatu hal jika hal tersebut berbahaya bagi manusia. Secara kesihatan, tidur dengan posisi tengkurap berbahaya bagi tubuh sehingga Allah SWT melarang, bahkan memurkai posisi ini.

“Tidaklah Allah memerintahkan sesuatu kecuali padanya terdapat berbagai mashlahat yang tidak bpleh diketahui secara menyeluruh” [Risaalah fiil Qowaaidil fiqhiyah hal. 41, Maktabah Adwa’us salaf)

Ternyata Ilmu kedokteran modern membuktikan bahwa memang tidur meniarap memang berbahaya. Tidur ini dapat mengganggu pernafasan karena otot dada  dan organ pernafasan tidak dapat bekerja maksima karena tehimpit. Dengan posisi tersebut dada akan menjadi tertekan dan membuat nafas menjadi sesak.

Selain bagian pernafasan, tidur dengan posisi ini juga dapat menghimpit jantung. Dalam jangka waktu lama posisi seperti ini dapat membahayakan kesihatan jantung.

Fungsi otak juga boleh terganggu dengan posisi ini kerana aliran darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh begitu pula ke otak menjadi terganggu karena terhimpitnya jantung tadi.

Untuk itu, ikutilah jauhilah semua hal yang dilarang Allah. Kerana sejatinya, Dia tidak akan melarang sesuatu hal yang baik, namun larangan tersebut semata-mata hanya untuk kebaikan hamba-Nya. Allah pemilik alam semesta dan semua ilmu pengetahuan, tentu Dia lah yang lebih tahu. Wallahu alam.

Sumber: infoyunik.com

via: suaramedia

 

Artikel Menarik: 7 Amalan Sebelum Tidur Menurut Rasulullah SAW

Amalan sebelum tidur menurut Rasulullah merupakan sunah yang baik untuk dilakukan. Rasulullah mengajarkan berbagai hal mengenai kehidupan sehari-hari yang patut kita jadikan sebagai suri tauladan yang baik.

Beberapa amalan yang bisa anda lakukan sebelum tidur sudah dijelaskan oleh Rasulullah melalui sabda-sabdanya dalam bentuk hadist. Selanjutnya para ulama menyebarkan dan juga mengajarkan pada saudara-saudara muslim lainnya. Penjelasan mengenai amalan-amalan baik sebelum tidur tersebut bisa anda simak di bawah ini :

 

  1. Menjaga Diri Kita Untuk Tetap Dalam Keadaan Wudhu

Berwudhu sebelum tidur sangat dianjurkan oleh Rasulullah Saw kepada umat muslim. Kebiasaan seperti ini baik dilakukan untuk menjaga diri kita agar tetap dalam keadaan suci, meskipun anda sedang tidur. Dalam hadits Rasulullah Saw dijelaskan bahwa :

“Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat.” (HR. Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710)

 

  1. Jangan Lupa Menjaga Kebersihan Tempat Tidur

Kebersihan adalah sebagian dari iman. Untuk itu alangkah baiknya selalu menjaga kebersihan tempat tidur anda. Biasakan untuk membersihkan dan merapikannya sebelum ataupun sesudah anda tidur. Selain akan membuat nyaman, tentunya akan mendatangkan pahala bagi anda.

Sebenarnya kebiasaan seperti ini mungkin sudah anda lakukan setiap hari. Namun anda melakukannya belum disertai niat untuk mengikuti amalan yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw. Sehingga kebiasaan baik tersebut menjadi sia-sia dan tidak mendatangkan pahala.

Lain halnya setelah anda mengetahui amalan baik ini, pahala pun akan anda dapatkan sesuai yang saya jelaskan di atas. Berikut sabda Rasulullah Saw, penjelasannya sebagai berikut :

“Apabila seorang dari kamu akan tidur pada tempat tidurnya, maka hendaklah mengibaskan kainnya pada tempat tidurnya itu terlebih dahulu, karena ia tidak tahu apa yang ada di atasnya…”  (HR. Bukhari dan Muslim)

 

  1. Perbanyak Membaca Dzikir Sebelum Anda Tidur

Membaca dzikir sebelum tidur adalah perbuatan sunah yang selalu dilakukan dan diajarkan oleh Rasulullah Saw. Dengan berdzikir hati akan menjadi lebih tenang. Dzikir bisa anda jadikan bekal dan amalan baik bagi anda, karena kematian bisa datang kapan saja.

Jadi misalnya saja kita meninggal dunia dalam keadaan sedang tidur, setidaknya kita memegang keyakinan atas agama Islam. Hal tersebut dijelaskan oleh Rasulullah dalam sabdanya berikut ini :

“Ya Allah, aku menyerahkan diriku kepadaMu, aku menyerahkan urusanku kepadaMu, aku menghadapkan wajahku kepadaMu, aku menyandarkan punggungku kepadaMu, karena senang (mendapatkan rahmatMu) dan takut pada (siksaanMu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari (ancaman)Mu, kecuali kepadaMu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) NabiMu yang telah Engkau utus.” (HR. Al-Bukhari no. 6313 dan Muslim no. 2710.)

 

Bacaan dzikir yang utama dianjurkan adalah sebagai berikut :

Membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas secara berurutan

Setelah  membaca surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas sebanyak satu kali masing-masingnya, lalu jangan lupa tiupkan pada bagian telapak tangan. Selanjutnya anda bisa menggunakan telapak tangan tersebut untuk mengusap (seperti halnya gerakan wudhu) pada bagian seluruh tubuh mulai dari bagian wajah, bagian tangan, sampai bagian kaki dan juga bagian-bagian lainnya yang mungkin bisa anda jangkau dengan mudah.

Selesai mengusapnya secara menyeluruh, lakukan hal yang sama mulai dari membaca lagi surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas sampai proses pengusapan sampai sebanyak 3 kali. (HR. Al-Bukhari no. 5017 dan Muslim no. 2192, Malik dalam al-Muwaththa’, Abu Dawud no. 3902, at-Tirmidzi no. 3402, Ibnu Majah no. 3529, dan an-Nasa-i dalam ‘Amalul Yaum wal Lailah no. 793).

 

Kemudian lanjutkan dengan:

  • Bacalah Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 255 (biasa disebut dengan ayat kursi) sebanyak satu kali saja. (HR. Al-Bukhari no. 2311/ Fat-hul Baari V/487)
  • Bacalah dua ayat terakhir dari Al-Qur’an surat Al-Baqarah sebanyak 1 kali. Hal ini dilakukan sesuai dengan sabda Rasulullah Saw, berikut penjelasannya : “Barangsiapa membaca dua ayat tersebut pada malam hari, maka dua ayat tersebut telah mencukupkan-nya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
  • Bacalah Al-Quran surat Al-Kafirun. Hali sesuai dengan ajaran dari Rasulullah Saw yang dahulu juga diajarkan kepada sahabatnya bernama Naufal. (HR Abu Dawud, Ahmad, dan At Tirmidzi)
  • Yang terakhir adalah membaca Al-Qur’an surat Al-Mulk dan As Sajdah. Bacaan ini sesuai dengan penjabaran dari sahabat dekat Jabir bin Abdillah. Berikut penjelasannya : “Tidaklah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam tidur sampai beliau membaca alif lam mim tanzilus sajdah (surat As Sajdah) dan Tabarokalladzi biyadihil mulk (surat Al Mulk).” (HR Bukhari)

 

  1. Melakukan Ibadah Shalat Witir

Terkadang kita sudah mempunyai niat untuk melaksanakan shalat witir bersamaan shalat tahajud sepertiga malam, namun apabila anda tidak yakin akan bisa bangun, sebaiknya laksanakanlah shalat witir sebelum tidur. Hal ini untuk jaga-jaga saja, dikhawatirkan tidak bangun alias kebablasan sampai subuh tidurnya. Perbuatan baik ini dijelaskan oleh Abu Hurairah berdasarkan sabda dari Rasulullah, penjelasannya sebagai berikut :

“Kekasihku yaitu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewasiatkan kepadaku tiga wasiat: (1) berpuasa tiga hari setiap bulannya, (2) mengerjakan dua rakaat shalat Dhuha, (3) mengerjakan witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari no. 1981)

 

  1. Jangan Lupa Membaca Doa Sebelum Tidur

Membaca do’a sebelum tidur baik dilakukan untuk menjaga tidur kita agar tetap dalam lindungan Allah Swt. Selain itu bisa kita jadikan bekal, karena suatu kematian tidak tau kapan akan menghampiri diri kita. Jadi setidaknya kita memegang ajaran agama islam yang sudah diajarkan Rasulullah, kalau mungkin kita meninggal dunia dalam keadaan sedang tidur. Hal ini dijelaskan dalam sabda Rasulullah Saw, penjelasannya sebagai berikut :

“Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hendak tidur, beliau mengucapkan: ‘Bismika allahumma amuutu wa ahya (Dengan nama-Mu, Ya Allah aku mati dan aku hidup).’ Dan apabila bangun tidur, beliau mengucapkan: “Alhamdulillahilladzii ahyaana ba’da maa amatana wailaihi nusyur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kembali).” (HR. Bukhari no. 6324).

 

  1. Segeralah Tidur Setelah Selesai Shalat Isya

Rasulullah Saw mengajarkan kepada umatnya untuk segera beristirahat setelah selesai shalat isya karena sudah melewati aktivitas sehari-hari yang cukup melelahkan. Selain itu baik untuk menjaga kesehatan, istirahat memang sangat diperlukan. Janganlah kalian dzolimi terhadap diri sendiri dengan tidak menyegerakan untuk beristirahat. Karena sifat dzolim sangat dibenci oleh Allah Swt.

 

  1. Perbanyak Mengucapkan Istighfar

Memperbanyak istighfar akan membuat kita menjadi tenang, dengan begitu diharapkan semua dosa yang kita lakukan baik sengaja ataupun tidak sengaja bias diampuni oleh Allah Swt. Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an dan Hadits di bawah ini :

“Dan mohon ampunlah kamu kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Baqarah : 199)

“Wahai para hamba-Ku! Sesungguhnya kalian berbuat salah di malam dan siang hari. Dan Aku mengampuni dosa-dosa semuanya. Maka mintalah ampun kepada-Ku, Aku akan mengampinimu.” (HR. Muslim)

Beberapa amalan yang diajarkan Rasulullah untuk dilakukan sebelum tidur di atas bisa anda lakukan secara rutin setiap hari. Karena hal-hal yang baik, akan membuat hati kita menjadi tenang dan tentunya bisa lebih bersabar.

Karena saya, anda, mereka tidak akan pernah tau rahasia Allah mengenai kematian yang bisa datang tiba-tiba. Untuk itu mengamalkan hal-hal baik yang sudah diajarkan oleh Rasulullah akan menjaga kita dari hal-hal buruk yang mungkin akan menimpa kita.

Dapat diambil kesimpulan bahwa artikel yang membahas mengenai amalan sebelum tidur menurut Rasulullah Saw yang sudah diulas di atas secara detail dan dikemas dengan menarik, diharapkan bisa membantu anda memudahkan dalam mempelajari serta memahaminya lebih dalam lagi.

Sehingga nantinya mungkin bisa dijadikan sebagai bahan referensi terbaik untuk menambah wawasan baru bagi anda. Sampai disini dulu ya artikel kali ini yang membahas mengenai amalan sebelum tidur menurut Rasulullah Saw. Semoga bisa bermanfaat bagi sobat sekalian dan terima kasih sudah meluangkan sedikit waktunya untuk membaca artikel saya kali ini.

Sumber: dalamislam

0 Comments

Leave a Comment

error: Content is protected !!